Ketika King Maker Prabowo, Siapkan Gatot dan Anis

Ketika King Maker Prabowo, Siapkan Gatot dan Anis

Spekulasi tingkat tinggi yang menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi “King Maker” untuk menyiapkan duet Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilpres 2019 semakin meramaikan drama politik Indonesia. Langkah Probowo menyiapkan duet Gatot – Anies menjadi bencana bagi kubu pendukungnJokowi yang bakal maju kembali dalam Pilpres 2019. Karena bagi Jokowi siapapun lawannya dalam nanti tentu harus diwaspadai. Apalagi jika terjadi goncangan ekonomi dan sosial maka Gatot dan Anies bisa menang di Pilpres 2019. Karenanya sejak saat ini Jokowi harus memperbaiki kinerja untuk menjaga stabilitas politik yang damai dan perbaikan ekonomi. Jika kinerja buruk tentu elektabilitas Jokowi bisa turun. Halmutama yang paling ditakuti kubu Jokowi adalah Gatot Anis adalah capres yang dipilih umat dan disayang ulama sebaliknya saat ini Jokowi berusaha keras untuk membangun citranya mendekati umat Islam yang dirasa mulai menjauh dari Jokowi. Hal ini terjadi karena perlakuan ketidak adilan sosial, hukum dan ekonomi yang mendera umat muslim yang dilakukan pemerintah sekarang. Mulai kasus represif aksi damai 212, kriminalisasi ulama, ketidak adilan hukum , ketidak adilan sosial dan puncaknya penyrangan terhadap ulama dan para ustadz

Untuk menaikkan elektabilitas Jokowi yang belakangan ini semakin merosot, selain harus memperbaiki kinerjanya, Jokowi juga harus menjalin hubungan yang baik dengan kalangan umat Islam. Setiap ada gelaran keqiatan Islam diharapkan bisa ikut hadir. Semua harus dirangkul dan harus diperlakukan dengan adil.

Meroketnya elektabilitas Jenderal Gatot dan Anies adalah kekuatan real, bukan spekulasi di atas kertas survei berbayar. Pengaruh politik kedua figur tersebut jelang Pilpres 2019 makin bersinar. Terlebih manuver Jokowi mempercepat pergantian Gatot pada bulan Desember, yang mesti dilakukan Maret 2018, memberi gambaran bahwa Jokowi sangat panik. Apalaginditambah dengan kisah didepaknya Anis Baswedan yang sampai saat ini tidak jelas alasannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s