Panglima TNI Tetap Tidak Berangkat, Meski Amerika Minta Maaf dan Difasilitasi

Panglima TNI Tetap Tidak Berangkat Meski Amerika Minta Maaf dan Difasilitasi

Pemerintah Amerika Serikat telah menyampaikan permohonan maaf  terkait ditolaknya Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat ingin memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS) di Washington DC. Berdasarkan rilis Kedutaan Besar AS, menyebutkan bahwa saat ini negara mereka akan memfasilitasi perjalanan Panglima TNI. “Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan,” bunyi pernyataan yang disampaikan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan Jr. Kedutaan Besar AS juga menyatakan bakal tetap menjaga komitmen kemitraan strategis dengan Indonesia.

Tetapi ternyata  tegas Panhlima menolak untuk hadir atau tetap berangkat meski difasilitasi Amerika. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto menyatakan Panglima TNI Gatot Nurmantyo tetap tidak akan berangkat untuk menghadiri undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS.
TNI masih menunggu penjelasan resmi dari AS terkait penolakannya tersebut. “Jadi pemberangkatan ke sana atas perintah presiden. Kalau tidak boleh dan ditangkap itu bagaimana,” ujar Wuryanto

Panglima TNI Gatot Nurmantyo seharusnya terbang ke Amerika Serikat menggunakan maskapai penerbangan Emirates EK 0357 tanggal 21 Oktober. Gatot Nurmantyo mengetahui ditolak masuk Amerika Serikat beberapa saat sebelum terbang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Pemberitahuan penolakan disampaikan pihak maskapai Emirates atas permintaan otoritas keamanan dalam negeri Amerika Serikat. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s